Energi Senja

kadang ada hal yang kita anggap sederhana,
seringkali memiliki makna yang tidak sederhana.

senja yang bersahaja,
nampak biasa dan tak berarti apa-apa,
padahal ada ribuan do'a mengangkasa kala senja,
ada banyak mozaik harapan yang melambung bersama senja,
ada jutaan syukur yang berayun pada senja.

dan pada senja jua,
banyak cinta bermekaran,
menjadi energi hidup luar biasa,
yang mungkin tak pernah terbayangkan sebelumnya.

lalu pada senja pula,
kukirimkan rindu
kepadamu.
selalu.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

much love,
bunda

Advertisements

M E N E P I

Amanah dan rutinitas yang silih berganti, tak dapat dipungkiri cukup menguras energi, sangat mungkin menyisakan rasa penat dalam jiwa.
Layaknya mesin, ada masanya dimana ia harus berhenti sejenak untuk menghindari kerusakan dari pemakaian berlebihan.
Terkadang, menarik diri dari rutinitas yang ada dapat menjadi obat yang cukup ampuh. Memisahkan penat dari jiwa, menyatukan kembali keping harapan.

Menikmati detik romantis di waktu lelap bersama Pemilik Kehidupan. Mengokohkan kembali azzam yang mulai rapuh.
Sungguh,

berbisik dan bersimpuh padaNya adalah sebaik-baik obat.
Menepilah sejenak, temukanlah rinai yang mampu membasahi jiwa yang mulai gersang.

Menyulam Kata, Menata Hati

Menulis bagi saya tak hanya menjadi kesempatan untuk ber-katarsis ria, tetapi menulis juga memiliki banyak makna -setidaknya bagi diri saya sendiri-.

Menulis adalah sebuah seni, seni untuk menata kata sedemikian rupa sehingga mampu menyejukkan yang membacanya. Menulis mengajarkan saya untuk memilih hanya kata-kata yang bagus saja, kata-kata yang santun. Menulis mengajarkan saya untuk merangkai setiap diksi menjadi untaian yang manis.

Menulis bagi saya juga sebuah upaya untuk menata hati. Kenapa saya bilang menata hati? Maksud menata hati disini, bagi saya dengan menulis membuat saya menjadi lebih tenang karena menulis menjadi salah satu cara bagi saya untuk mengurai segala hal yang mampir dalam pikiran saya. Tak hanya berbagi ide, tetapi juga berbagi perasaan. Menulis membuat saya dapat meluapkan segala sesuatu yang menyesap di dada.

Menulis adalah ‘me time‘ yang bisa saya lakukan dimanapun dan kapanpun. Apalagi dengan kecanggihan media saat ini, saya bisa menulis tanpa harus membuka laptop. Bagi saya, me time tak harus memanjakan diri di salon untuk melakukan perawatan ini dan itu. Bisa merangkai kata demi kata menjadi sebuah paragraf yang enak dibaca sudah cukup memanjakan diri saya. Karena dengan menulis, kata yang tertahan di setiap simpul saraf dapat saya keluarkan.

Menulis merupakan kesempatan terbaik untuk belajar, dengan menulis saya berproses menguasai banyak hal baru. Menulis bagi saya menjadikan otak terlatih karena selalu berpikir.

Menulis juga membuat saya mempelajari komunikasi. Bagaimana cara menyampaikan apa yang ada di pikiran saya sehingga orang lain mampu memahaminya.

Dan yang terakhir yang paling saya sukai adalah menulis membuat saya bahagia. 
Jangan bandingkan tulisan saya dengan tulisan-tulisan indah para penyair atau para sastrawan yang ada. Saya belum mampu menggapai kekuatan tangan, hati, dan otak mereka untuk menghasilkan sebuah karya yang mengagumkan. Tulisan saya hanyalah percikan duri dan wangi yang ingin terlihat mempesona.

Seperti judul blog saya, “SWEET ESCAPE” yang berarti ‘Pelarian yang Manis’, blog ini adalah tempat saya ‘melarikan diri’, mengurai kejenuhan dan kelelahan akan rutinitas sehari-hari.

Semoga saja, tulisan yang masih sangat jauh dari kata bagus ini bisa memberi secubit manfaat bagi pembacanya.

Flash Thought at 08.08 pm

Love-Momen - Copy

It’s May and it’s mean time to reflect back on the last month. I have a lot of good moments in this month. Some moments are nice, some are nicer, and some are even worth writing. Here are my best moments of April:

  1. Going home
  2. Lean on mother’s hug
  3. When his family came to my house and get silaturrahim with my family, ah i just falling in love with this moment! I’ve a new family, soon, in syaa Allah 🙂
  4. Listening to the rain pouring outside
  5. Falling in love and being loved by him
  6. Enjoying the night and seeing the one i love happy
  7. When he tell me “i love you” every day
  8. “Accidentally” hearing someone say something good about me
  9. Talk with an old friend and remembering great memories
  10. Being a part of an interesting conversation
  11. Laughing with no reason :p

I think every moment of life is best because you can learn new things from every moment.

If you have a good moment, be thankful to Allah. But if you’ve the bad ones, keep being thankful because Allah let you learn from that.

Reflection on Being an Elder Sisters

People are always learning and growing. And growing up as an older sister can be difficult sometimes. Have two siblings was a pretty great experience.

Since i’m the eldest, parents expect a lot from me. Like living, life, make a decision, doing everything’s right, etc. Sometimes, it’s so difficult and hard to live up their expectation. I must being a role model (whether i like or not) for my sisters. That’s no small responsibility. It’s make me want to be a better person than i am now. 

As the eldest, i have someone look up to me as much as she does and respect me. There’s someone in the world who loves me and depends on me. That’s a challenge to me to be my best self for them.

When i’m being a big sister, i learned how’s the feeling to care about someone more than i cared about my self. There was times when mom and dad wasn’t around, i had to be the parents to my siblings.

Having sibling is probably one of the greatest experience in my life and i’m blessed have them. Ega is an ambitious sister, she always serious. But when she makes a joke, it’s always make me can’t stop laughing. She is my best friend. I always share and discuss about anything with her. I can always to go her for anything that’s on my mind, we’ve always been close through everything.

My little sister, Ay, is always find something to make me angry. She love to sing and wanna be an artist when she was little. She is very ‘noisy’, haha. But i think, i can see my self in those innocent eyes because she is a part of me.

My sisters mean the world to me. I want to protect them. I feel their fears, their hope, and dreams. I want to protect them from everything, take away any pain they might feel. I want to be they greatest supporter, i’ll fight for them when they can’t fight for herself.

I learned, that love isn’t selfish. But love allows the person to grow. To love someone is want the best for them. I want to always help them become the best version of they can be. But since i want them to be their best self, i need to be my best self too.

Being a big sister has been the best gift my parent could ever have given me. No matter what happens when we get older and grow up, we’re always going to be there for each other, I know they will always been there for me until the end.