Cinta Tanpa Jeda

Terkadang cinta membawa kita larut jauh dalam impian-impian menyenangkan tentang masa depan. Tak jarang pula cinta membawa kita lupa untuk mensyukuri nikmat-nikmat kecil yang terbentang luas di hadapan. Layaknya seorang yang sedang jatuh cinta, dalam hari-hari kita, tak pernah ada kata istirahat dalam cinta. Segala hal yang kita lakukan menjadi indah karena cinta, setiap detik yang terlewati begitu menggebu dilalui. Semua itu karena cinta, kita bilang.

 

Cinta, dalam pandangan kita yang begitu indah ini, hanya akan membawa cerita bahagia, cerita suka cita, tanpa tangis.

 

Aku hanya sedang mencoba mengingat serpihan bahagia yang dibawa cinta. Dan ingatanku berhenti pada sebuah titik di suatu masa. Dimana hidup terasa begitu keras dan jahat, hari-hari seakan mematung, hatiku seolah tak mampu melewati jengkal demi jengkal kehidupan yang semakin terasa mencekik leher.

 

Ketika kesulitan-kesulitan itu menoleh ke arahku, seolah aku ingin segera berlari kencang agar kesulitan itu tak sampai padaku. Hingga ketika kesulitan demi kesulitan akhirnya berjalan beriringan dengan setiap cinta yang telah kubangun, ia kemudian mengikis satu per satu cinta yang kita sisihkan setiap harinya. Kesulitan yang datang, menyulap kebahagiaan yang aku tumpukan pada cinta sebelumnya.

 

Sungguh, nyatanya kesulitan tidak seburuk yang kulihat secara kasat mata. Terkadang, aku tutup mataku ketika kesulitan datang. Sehingga tak ada hikmah yang dapat aku petik dari sana. Kadang aku menjadi tidak bijak ketika sedang dilanda kesulitan. Seolah hidup begitu peliknya sampai tak ada jalan keluar yang tergambar. Hingga akhirnya, putus asa menjadi pilihan. Tak lagi hariku ada yang kulewati dengan menggebu karena kesulitan yang hadir.

 

Dan aku membatin, mencoba membuka hatiku lebih dalam. Mencoba mengetuk diri, bukankah kesulitan juga adalah cinta? Mungkin cinta yang aku inginkan sudah begitu lengkap menyatu dalam jiwa, tetapi aku butuh angin yang membawaku pada kerja keras mempertahankan cinta. Harus kuakui, mesulitan adalah cinta dalam bentuk yang lain. Hakikatnya itu adalah bentuk cinta yang lain dari Rabb Pemiliki Kehidupan.

Allah tak lantas membiarkanku memangku tangan setelah cinta yang kuinginkan telah kumiliki. Allah tak langsung membiarkanku hidup enak begitu saja tanpa kerja keras. Karena Allah mencintaiku dengan sebegitu hebatnya, hingga cintaNya hadir dalam berbagai wujud. Karena Allah mencintaiku dengan jarak yang begitu dekat, hingga kadang itu membuat kita merasainya dengan sangat jelas meski tak terlihat. Karena Allah ingin aku menjadi sosok pecinta yang sempurna, yang tidak hanya menerima utuh cinta tanpa usaha mendapatkannya. Sering aku bertanya, apakah Allah mencintaiku? Aku merasa hanya mendapat sedikit cinta dari Sang Pemilik Cinta, padahal sebenarnya sisanya Allah cicil lewat setiap kesulitan dan kemudahan yang berkejaran dalam hari-hariku selanjutnya. Kesulitan memberikan aku kesempatan membuktikan cintaku padaNya, karena saat kesulitan hadir tak jarang aku menjadi begitu lemah dan akhirnya lupa bahwa ada Allah yang adalah sebaik-baik penolong.

 

Setiap insan yang beriman, di belahan dunia manapun pasti senada dengan pernyataan bahwa kesulitan adalah bukti cinta Allah pada manusia. Kusadarkan diriku, bahwa sesungguhnya Allah tak memberikan kesulitan kecuali dengan cinta. Itu janjinya.

Karena sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. [QS. Al Insyirah (94) : 5-6]

Adakah janji yang lebih pasti dari janjiNya? Itu bukti cinta Allah padaku, pada seluruh muslim di dunia. Allah sediakan kesulitan sepaket dengan kemudahan yang diberikan. Sebagai penguat rasa cinta. Dengan begitu, bukankah itu membuktikan bahwa cintaNya tak pernah berjeda? Ya, hanya Allah yang senantiasa memberikan cinta tanpa jeda.

Much love, Eka.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s